poker dengan jackpot terbesar
Situs Agen Poker Online



agen judi terpercaya
agen bola online




Kontes SEO MASTERPOKER88 JUDI POKER ONLINE  INDONESIA TANPA BOT

Puisi Cinta Sedih Dan Romantis

Puisi Cinta Sedih Dan Romantis – Puisi Romontis Untuk Pacar – Kadang seseorang susah untuk mencurahkan apa yang ada dalam benaknya, saat sedih hanya bisa melamun. Saat suka jadi salah tingkah. Alangkah baiknya jika kita bersedih dan tak ada yang menurut kita baik untuk di jadikan tempat curhat. kita tuangkan dalam puisi cinta.Jika suka dan di ekspresikan dengn over juga tak sedap di pandang cobalah anda membaca puisi yang saya buat:

Saat kau jauh
Terpisah jarak dan waktu
Kau mungin tak pernah tahu
Aku kan selau setia menunggu

Rasa yang telah lama terpendam
Ku ingin kau juga merasakan
Akan hadirnya hatiku untukmu
Berharap sama seperti apa yang ku rasakan

Kadang hati menangis
Mengapa kebersamaan ini hanya sekejap
Ku mohon jangan pernah kau lupakan
Apa yang pernah kau janjikan
Di sini janji itu akan tersimpan rapi

saat hati terasa sedih jangan hanya menangisi keadaan curahkan segala ke gundahan pada puisi cinta yang akan membuat kita merasa sangat berarti. puisi cinta tentang ke gundahan ini cocok di tujukan pada seseorang yang tidak mau mengerti tentang kita.

Saat semua ku coba perbaiki
Mengapa salalu kau beri luka kembali
Hingga lelah menyergap hati
Untuk apa ku mulai lagi
Jika kau punya hati tak lagi di sini

Tawamu senyummu
Masih teerlintas dalam benakku
Tidakkah kau tahu
Sedihku sebabmu
Perihku karnamu
Kecewaku karna khianatmu
Habislah sudah cintaku padamu

Dalam tidurku hati tak pernah terpejam
Dalam senyumku kini sudah tak bisa utuh
Dalam setiap ingatanku selalu terbayang salahmu
Dan karna dirimu aku membenci semua yang berhubungan dengan mu

janganlah bersedih untuk sesuatu yang telah melukai kita. anda juga bisa menghibur hati dengan membuat puisi cinta romantis. masih ada hari esok yang akan datang lebih baik dan lebih bahagia untuk anda. puisi cinta sedih ini hanyalah gambaran hati janganlah berlarut-larut di dalamnya.

Comments are closed.